Arsip: Sensor
Ada yang tahu kabarnya? Terakhir saya dengar masih beredar di Bali.
— Firman Firdaus
closeAuthor: Firman Firdaus
Name: Firman Firdaus
Site:
About: See Authors Posts (30) • February 7th, 2008
Topik: Bisnis media, Majalah, Sensor
KIRA-KIRA begitu terjemahan langsung artikel The Jakarta Post. Kebanyakan pejabat teras (pemerintahan maupun yang partikelir) biasanya memang menghindari temu muka dengan wartawan untuk kasus-kasus “miring” karena khawatir dikorek lebih dalam sehingga dikhawatirkan merusak reputasinya sebagai petinggi.
Tapi ya gimana lagi? Menurut saya sih saluran rilis pers sudah sesuai dengan kaidah komunikasi walau memang sangat tidak ideal. [...]
— Firman Firdaus
closeAuthor: Firman Firdaus
Name: Firman Firdaus
Site:
About: See Authors Posts (30) • December 29th, 2007
Topik: Etika, Sensor
MENARIK membaca komentar mantan menteri sekretaris negara Yusril Ihza Mahendra di blog Yulian Firdaus. Dalam komentar yang panjang lebar Yusril menyinggung soal media massa kita yang masih belum bisa bersikap independen dan menjaga keseimbangan pemberitaan.
Masyarakat kita belum sepenuhnya kritis, dan tidak jarang dengan begitu mudah opini mereka dipengaruhi oleh pemberitaan, editorial, dan sejenisnya. Semua informasi [...]
— Firman Firdaus
closeAuthor: Firman Firdaus
Name: Firman Firdaus
Site:
About: See Authors Posts (30) • November 3rd, 2007
Topik: Etika, Regulasi, Sensor, Televisi
MASYARAKAT selama ini bingung bagaimana cara menyetop tayangan televisi yang merusak dan tidak bermutu. Golongan yang apatis dengan enteng bilang: “ya tinggal matikan atau pindah saluran aja!”
— Firman Firdaus
closeAuthor: Firman Firdaus
Name: Firman Firdaus
Site:
About: See Authors Posts (30) • August 22nd, 2007
Topik: Bisnis media, Etika, KPI, Regulasi, Sensor, Televisi
ITU judul salah satu surat pembaca di Koran Tempo, Selasa (12/6). Saya rasa ini bukan protes pertama atas acara yang ditayangkan oleh stasiun MetroTV itu. Dalam surat pembaca juga dikutip kritik KSAD Jenderal Djoko Santoso atas acara ini.
Well, soal kritik Jenderal Djoko itu sebenarnya sudah “dismash” oleh Presiden Republik Mimpi. Bunyi protes sang jenderal (seperti [...]
— Firman Firdaus
closeAuthor: Firman Firdaus
Name: Firman Firdaus
Site:
About: See Authors Posts (30) • June 12th, 2007
Topik: Bisnis media, Etika, Sensor, Televisi
Masalahnya, acara yang begini justru ratingnya selalu tinggi. Televisi sebagai entitas bisnis sebenarnya tidak bisa disalahkan 100%. Pola pengasuhan dalam keluarga tetap nomor satu.
Pemimpin Redaksi SCTV Rosiana Silalahi menyatakan mendukung keputusan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang membatasi jumlah dan waktu tayangan mistik serta pornografi di televisi.
Alasannya, program jenis itu paling banyak ditonton oleh anak-anak dan [...]
— Firman Firdaus
closeAuthor: Firman Firdaus
Name: Firman Firdaus
Site:
About: See Authors Posts (30) • May 28th, 2007
Topik: Etika, KPI, Sensor, Televisi
Komentar Terbaru