You're here: My Media Blogging » IndoMedia Blog » Sensor
ISU lama sebenarnya :) Anggota Media Watch Surabaya Jawa Timur Tjuk Suwarsono menegaskan, masyarakat memiliki hak mengkritik media massa cetak maupun elektronik berkaitan dengan semua materi yang diberitakan media. “Kritik akan memunculkan timbal balik antara masyarakat sebagai konsumen dengan media,” katanya dalam acara sosialisasi UU No.14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik di Bojonegoro, Kamis. Antara
Ada yang tahu kabarnya? Terakhir saya dengar masih beredar di Bali.
KIRA-KIRA begitu terjemahan langsung artikel The Jakarta Post. Kebanyakan pejabat teras (pemerintahan maupun yang partikelir) biasanya memang menghindari temu muka dengan wartawan untuk kasus-kasus “miring” karena khawatir dikorek lebih dalam sehingga dikhawatirkan merusak reputasinya sebagai petinggi. Tapi ya gimana lagi? Menurut saya sih saluran rilis pers sudah sesuai dengan kaidah komunikasi walau memang sangat tidak ideal. [...]
MENARIK membaca komentar mantan menteri sekretaris negara Yusril Ihza Mahendra di blog Yulian Firdaus. Dalam komentar yang panjang lebar Yusril menyinggung soal media massa kita yang masih belum bisa bersikap independen dan menjaga keseimbangan pemberitaan. Masyarakat kita belum sepenuhnya kritis, dan tidak jarang dengan begitu mudah opini mereka dipengaruhi oleh pemberitaan, editorial, dan sejenisnya. Semua informasi [...]
MASYARAKAT selama ini bingung bagaimana cara menyetop tayangan televisi yang merusak dan tidak bermutu. Golongan yang apatis dengan enteng bilang: “ya tinggal matikan atau pindah saluran aja!”
ITU judul salah satu surat pembaca di Koran Tempo, Selasa (12/6). Saya rasa ini bukan protes pertama atas acara yang ditayangkan oleh stasiun MetroTV itu. Dalam surat pembaca juga dikutip kritik KSAD Jenderal Djoko Santoso atas acara ini. Well, soal kritik Jenderal Djoko itu sebenarnya sudah “dismash” oleh Presiden Republik Mimpi. Bunyi protes sang jenderal (seperti [...]
Masalahnya, acara yang begini justru ratingnya selalu tinggi. Televisi sebagai entitas bisnis sebenarnya tidak bisa disalahkan 100%. Pola pengasuhan dalam keluarga tetap nomor satu. Pemimpin Redaksi SCTV Rosiana Silalahi menyatakan mendukung keputusan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang membatasi jumlah dan waktu tayangan mistik serta pornografi di televisi. Alasannya, program jenis itu paling banyak ditonton oleh anak-anak dan [...]
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
A feed could not be found at http://feeds.feedburner.com/transjogja