Pemerintah Protes Penggerebekan Sutiyoso di Sydney
Saya tidak tahu mengapa begitu susahnya membina hubungan dengan tetangga kita, Australia? Pasang-surut hubungan kedua negara kadang-kadang disebabkan oleh hal-hal yang tak perlu.
Dengan alasan penegakan hak asasi manusia (HAM) terkait kasus Timor Timur tahun 1975, polisi Australia malah melanggar HAM dengan memasuki kamar Sutiyoso tanpa izin.
Kasus didatanginya Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso oleh polisi federal Australia saat berada di Sydney, Selasa lalu, berbuntut panjang. Pemerintah secara resmi mengajukan protes kepada pemerintah Australia kemarin. Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda semalam memanggil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Bill Farmer. Dalam pertemuan sekitar 30 menit itu Wirajuda mengatakan ada dua hal yang dipermasalahkan. Pertama, aspek prosedural. “Cara polisi masuk hotel tanpa minta izin itu sangat tidak pantas,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri, Kristiarto Soeryo Legowo, seusai pertemuan itu. Yang kedua adalah substansi pemanggilan. “Bagi Indonesia, kasus Balibo sudah selesai dan sudah ditutup,” kata Hassan. Farmer seusai pertemuan mengatakan ia akan menghubungi Sutiyoso. Tapi ia enggan menjelaskan lebih lanjut tanggapan pemerintahnya. “Tidak enak jika berbicara kepada wartawan sebelum bisa menghubungi Sutiyoso,” katanya. Sutiyoso, yang tengah berada di Sydney untuk menghadiri undangan Menteri Utama Negara Bagian New South Wales Morris Lemma, diminta polisi menjadi saksi dalam persidangan kasus Balibo, yang menewaskan lima wartawan di Timor Timur pada 1975. Sidang itu digelar di pengadilan Negara Bagian New South Wales. Tapi Sutiyoso menolak panggilan itu dan mempersingkat kunjungannya sehari lebih cepat. Sutiyoso mengaku marah terhadap perlakuan petugas polisi Australia, yang memasuki kamarnya di Hotel Shangri-La tanpa mengetuk pintu dan menggunakan kunci master. “Saya sangat marah dan merasa dilecehkan atas kasus itu,” kata Sutiyoso di kantornya di Jakarta kemarin. Ia menuntut pemerintah Australia meminta maaf atas perlakuan tersebut secara resmi karena dirasakannya sudah melecehkan dan menyinggung harkat-martabat Indonesia. “Sekarang ini minta maaf paling penting,” ujarnya.
Sumber: korantempo.com

Ikuti diskusi Ada 3 komentar untuk artikel ini.
Australia Minta Maaf — Jurnal Politik
[…] Memang sudah sepatutnya hubungan kedua negara tidak dirusak oleh blunder semacam ini. […]
June 2nd, 2007 at 3:45 pm
Orang indonesia ? « Life,it’s just a game,….
[…] pemerintah adalah goblog,mempunyai badut yang bisa tertawa,senang-senang girang nonton bola .Sementara ? hello.. diporong dan […]
July 18th, 2007 at 11:14 pm
site
hi…
i agree…
October 31st, 2007 at 3:17 am