You're here: My Media Blogging » Jurnal Politik » Article: Georgia-Rusia berperang
SEDIH harus membaca berita perang lagi.
Rusia semakin menggandakan serangan bom kepada negara yang disokong Amerika Serikat, Georgia. Awal hari ini, Georgia memerintahkan pasukannya agar mundur dari ibu kota Ossetia Selatan ketika Russia melancarkan serangan bertubi-tubi terhadap negara itu. — Sumber.
Apakah “turut campurnya” Amerika bakal menghentikan perang atau memperburuk?
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi Ada 8 komentar untuk artikel ini.
KARIM
DALAM SEJARAH TAMADUN DUNIA RUSIA ADALAH SALAH SEBUAH NEGARA TERKUAT DARI SEGI EKONOMI DAN KENTETERAAN…HUARGHHHH…
August 11th, 2008 at 8:58 am
KARIM
SAYA LAGI LER…APAKAH IKTIBAR YANG PATUT MALAYSIA BUAT…JANGAN ASYIK BERCAKAP AJE..KUATKAN ANGKATAN TENTERA KITA…NEGARA JIRAN SEMAKIN ANGKUH…SILAP2 KITA KENA SERANG SEBELUM MENYERANG…HABIS MALAYSIA…HUARAGHHH
August 11th, 2008 at 9:27 am
KARIM
HUARGHHH…GUNA UNDANG2 AL-QURAN…INSYALLAH KITA AKAN KUAT….
August 11th, 2008 at 9:28 am
Alan
Mmmm.. sebenarnya hampir no comment, coz aku ga mau berpihak, tapi setelah kupikir, kondisinya demikian.
Rusia, meskipun bukanlah suatu negara adidaya lagi, namun tetap saja kekuatan militernya tidak dapat dipandang sebelah mata. Jika tidak ada pertolongan militer yang mencukupi, dapat dipastikan Georgia akan jatuh. Akankah tega mata dunia memandang hal demikian terjadi tanpa tanggapan?
Tiap2 negara pasti memiliki keinginan untuk mempertahankan eksistensi negaranya masing2-hal yang secara naluri pasti dilakukan sebagaimana tiap2 makhluk hidup mengandalkan naluri dan kekuatannya untuk tetap eksis mempertahankan diri. Demikian juga Rusia yang merasa dikelilingi oleh kekuatan2 yang pro terhadap liberalisme(dalam hal ini khususnya USA), merasa terancam dan untuk itu berusaha mengeliminasi kekuatan2 yg berpotensi membahayakan eksistensi negaranya. Atau dapat juga merupakan ‘tantangan’ tersembunyi terhadap USA, atau bisa juga untuk menunjukkan kalau Rusia adalah negara yang kuat meski telah pecah dari Uni Sovyet kala itu karena merasa ditekan, diintimidasi dan dianggap remeh oleh kekuatan Barat, (Uni Eropa dan Amerika).
Usaha diplomasi seperti apapun tidak akan dapat lagi dilakukan, mengingat Rusia sepertinya telah ‘bertekad’ untuk menggempur tuntas, menyelesaikan pertempuran dan memenangkan perang. Rusia telah mengerahkan kekuatan yang cukup besar dengan melakukan invasi secara terang2an, menolak tanggapan diplomasi dari dunia dengan membandingkan kondisi saat ini dengan serangan Nato atas Serbia dan dalih2 lainnya sebagai tameng atas invasi ‘terang2an’ yang dilakukannya.
Bantuan kekuatan militer baik dari Amerika, Uni Eropa ataupun negara2 lain hanya akan memperburuk kesulitan, memperluas area perang, memperlama waktu peperangan bahkan dapat memecah perang besar yang berkelanjutan.
Bantuan dari USA sebagai back up dari Georgia mungkin saja tidak datang, saat ini USA sedang mengatur kembali perekonomian pasca invasi terhadap Irak, atau mungkin bisa saja datang dengan memperlihatkan wajah sesungguhnya dari negeri tsb-entah bagaimana mengira2 wajah sesungguhnya tersebut.
Uni Eropa hanya akan memberi bantuan jika bantuan yang diberikan nantinya akan menguntungkan negeri mereka sendiri-hanya perkiraan mengingat sejarah panjang negara2 Eropa.
Jadi…ya.. tersrah pribadi masing2 menuraikan atau berpendapat dan mengambil keputusan berdasarkan pemikiran masing2.
Perlu diingat bahwa saya bukanlah seorang pengamat politik, apalagi pengamat perang. Saya hanya belajar menyampaikan sesuatu melalui media elektronik, melalui tulisan. Jadi harap dimaklumi segala kekurangan dan kesalahan saya dalam analisa, karena saya hanyalah seorang pelajar yang masih belajar dan perlu belajar banyak. Sekian, terima kasih.
August 12th, 2008 at 2:49 pm
yusuf
Perang Rusia VS Georgia harus dihentikan segera bila perlu kirim anggota TNI Indonesia untuk membantu Perdamaian
August 15th, 2008 at 5:52 am
anyadinejad
memperburuk.amerika menggunakan konflik georgia-russia sebagai alat pembenaran atas kebenciannya thdp russia dan menggunakan alasan pelanggaran hak azazi manusia utk meraih dukungan negara2 lain.amerika terlalu pengecut utk menghadapi russia.
August 17th, 2008 at 10:13 pm
reja
PoLiTik US bikin perang!!!
saLuT buaT vLadimir puTin..
jangan menyerah gitu aja ma US…
gempur truz kaki tangan US..
US ja boLeh gempur irak semena-mena..
kenapa rusia gk boLeh..
Good Luck for VLadimir PuTin…
September 8th, 2008 at 7:46 am
daniz
i think,,
conflict russia vs georgia was very include conflict.Cause,as we know,russia have a big military support,from USA,and many more.
oleh sebab itu,saya berpendapat bahwa,konflik ini hanyalah sebuah realita dari politik luar negri dunia.Dimana,aktor-aktor yang berperan di dalam Konflik Russia dan Georgia ini tidak lain tidak bukan adalah “made in USA”.Kenapa saya berkata demikian,seperti yg kita ketahui,Amerika selalu memutar balikan semua fakta2 dunia yg terjadi.For example amerika menyerang irak pada pertengahan 2002..Bisa dikatakan konflik rusia georgia pasti dan tidak luput dari campur tangan Amerika itu sendiri..
Menurut saya,Rusia yg harusnya bertindak lebih adil akan hal ini.Karena secara garis besar kekuatan Rusia di mata Dunia jauh lebih baik di banding Georgia.Perlu ada Mediator dalam konflik ini.Suatu Diplomasi perlu dilakukan untuk meredam konflik ini.
Begitulah tanggapan singkat dari saya.Bila ada salah kata saya mohon maaf,karena yang benar datangnya dari ALLAH SWT,dan yang salah adalah dari khilafnya pribadi diri saya sendiri.Saya hanya seorang Mahasiswa jur.Hub.Internasional yang antusias mengamati perkembangan konflik ini.
thx for attention
September 24th, 2008 at 9:09 pm