You're here: My Media Blogging » Jurnal Politik » Archives: October 2008

Tinggalkan Golkar, Moerdiono pilih Gerindra

1 comment Firman Firdaus — October 20, 2008 / 8:14 am

Setelah mengundurkan diri dari Partai Golkar, mantan Mensesneg Moerdiono bergabung dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan langsung dipercaya menjadi Ketua Dewan Penasihat. Sumber: Antara. Yang lain, menyusul?

Iklan partai harus mendidik?

2 comments Firman Firdaus — October 10, 2008 / 9:32 pm

Simak berita berikut: Selama ini iklan partai melalui media massa kurang mendidik, pasalnya hanya sebatas memperkenalkan nama partai dan visi-misi tetapi tidak memberikan pandangan terhadap politik berdemokrasi. “Media massa itu bagian penting dari proses sosialisasi politik,” kata DR Asep Saeful Muhtadi, pakar komunikasi UIN Bandung, Jumat. Ia mengatakan setuju partai politik yang memanfaatkan media massa untuk beriklan, selama [...]

Sri Sultan tetap capres dan tetap Gubernur DIY

3 comments Firman Firdaus — October 7, 2008 / 11:32 am

Sri Sultan Hamengku Buwono X tetap bisa dicalonkan rakyat atau mencalonkan diri menjadi calon presiden pada Pemilihan Presiden 2009 dan posisinya tetap sebagai Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). “Tidak ada masalah jika Sultan menjadi calon presiden meskipun dia menjadi Gubernur DIY,” kata pakar Hukum Tata Negara Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta, Isharyanto, Selasa. Lalu, bagaimana memaknai undangan [...]

Kalla: Jangan cuma pidato

Comments Firman Firdaus — October 5, 2008 / 7:39 pm

“Orang boleh bicara politik. Tapi politik tidak maju dengan pidato, politik tidak akan maju dengan baliho atau iklan. Politik harus diwujudkan dengan tindakan yang baik dan dirasakan oleh masyarakat,” katanya saat berpidato pada Pertemuan Saudagar Bugis Makasar (PSBM) ke X di Makasar, Sulsel, Minggu. Sumber: Antara. Lha sampeyan di Makasar itu ngapain Pakde? Pidato, bukan?

Dikritik, SBY nyatakan niat maju pilpres 2009 di lingkungan istana

Comments Firman Firdaus — October 3, 2008 / 8:11 pm

Rasanya Ray Rangkuti dalam hal ini mengada-ada. Saya tidak melihat ada masalah. Apa lagi jelas disebutkan: Ray mengakui, memang tidak ada perundang-undangan yang mengatur bagi para calon kandidat capres dan cawapres yang diperbolehkan di mana harus mengumumkan pencalonannya.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • Mutiara Andalas — Sdr. Firman Firdaus, terima kasih berkenan memposting tulisan kemanusiaan tersebut di sini.
  • Daus — @Fahmi, awas kejedot.
  • ARFIAN — salam, saya sangat tertarik menjadi kontributor dari Trans TV, untuk wilayah Sumba Timur.NTT. ketrampilan yang saya miliki sbb: menguasai teknik capture dan video ...
  • bencis — hahaha... justru bisa jd presiden amerika karena HANYA 4 taun jd anak menteng.. coba lebih lamaaa.. boro2 senator.. pol2nya jd koruptor kelas teri...
  • andi triandowo — Hukum mati koruptor... Luar biasa! Di negeri China koruptor yang telah di vonis mati di eksekusi di depan umum. Biaya eksekusi, ...
  • M Fahmi Aulia — ngakak guling2
  • khristianto — ups...that's it, another kind of slight dictatorism. though it's just a jealousy to share the chance...In fact, dance has many ...
  • juswan setyawan — Tokoh Yudi mengingatkan kita kepada Obama. Masyarakat Indonesia tidak berkeberatan bahkan mendukung Yudi terlepas apakah ia menjadi calon independen atau ...
  • Raul Jennings — a6cxk661j1nbeqlz
  • Noko — Kalai kerja di TransTV lohat sini dulu http://transtvnews.blogspot.com/