You're here: My Media Blogging » Jurnal Politik » Archives: October 2008
Setelah mengundurkan diri dari Partai Golkar, mantan Mensesneg Moerdiono bergabung dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan langsung dipercaya menjadi Ketua Dewan Penasihat. Sumber: Antara. Yang lain, menyusul?
Simak berita berikut: Selama ini iklan partai melalui media massa kurang mendidik, pasalnya hanya sebatas memperkenalkan nama partai dan visi-misi tetapi tidak memberikan pandangan terhadap politik berdemokrasi. “Media massa itu bagian penting dari proses sosialisasi politik,” kata DR Asep Saeful Muhtadi, pakar komunikasi UIN Bandung, Jumat. Ia mengatakan setuju partai politik yang memanfaatkan media massa untuk beriklan, selama [...]
Sri Sultan Hamengku Buwono X tetap bisa dicalonkan rakyat atau mencalonkan diri menjadi calon presiden pada Pemilihan Presiden 2009 dan posisinya tetap sebagai Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). “Tidak ada masalah jika Sultan menjadi calon presiden meskipun dia menjadi Gubernur DIY,” kata pakar Hukum Tata Negara Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta, Isharyanto, Selasa. Lalu, bagaimana memaknai undangan [...]
“Orang boleh bicara politik. Tapi politik tidak maju dengan pidato, politik tidak akan maju dengan baliho atau iklan. Politik harus diwujudkan dengan tindakan yang baik dan dirasakan oleh masyarakat,” katanya saat berpidato pada Pertemuan Saudagar Bugis Makasar (PSBM) ke X di Makasar, Sulsel, Minggu. Sumber: Antara. Lha sampeyan di Makasar itu ngapain Pakde? Pidato, bukan?
Rasanya Ray Rangkuti dalam hal ini mengada-ada. Saya tidak melihat ada masalah. Apa lagi jelas disebutkan: Ray mengakui, memang tidak ada perundang-undangan yang mengatur bagi para calon kandidat capres dan cawapres yang diperbolehkan di mana harus mengumumkan pencalonannya.
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.