You're here: My Media Blogging » Jurnal Politik » Wakil Presiden
“Saya bersyukur saya selalu punya peranan yang kuat dalam menciptakan keamanan. Saya yakin punya kemampuan itu,” kata Jusuf Kalla saat bertemu para kadernya di Pontianak Kalimantan Barat, Sabtu. Antara Tapi kami tidak yakin, pak!
Baca berita Kompas berikut ini: JAKARTA, SELASA - Secara organisasi, Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) harus bersikap independen dan tidak terjebak untuk dukung mendukung sejumlah alumninya, termasuk Muhammad Jusuf Kalla jika maju sebagai calon Presiden RI. Lha, HMI bukannya Himpunan Mahasiswa Islam ya? :( Di luar itu, pernyataan HMI terdengar seperti “penjilat” :D
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) membandingkan dirinya dengan Bung Hatta. Jika Hatta berani mengundurkan diri sebagai Wapres saat pemikirannya sudah tidak sejalan lagi dengan Soekarno, beda halnya dengan JK. “Kalau saya, saya tidak berani, ” tutur JK sambil tersenyum, ketika berbicara di peringatan Milad Muhammadiyah, di Bukit Tinggi, Sumatera Barat, Minggu (25/01/2009). Pernyataan JK ini diungkapkan ketika [...]
<blockquote>Ketua DPP PD Bidang Politik Anas Urbaningrum menyatakan, keinginan merekrut Jusuf Kalla lagi berduet dengan SBY bersifat fluktuatif, tergantung situasi dan kondisi ke depan. <a href=”http://www.kompas.com/read/xml/2008/12/31/16092069/partai.demokrat.masih.setengah.hati.gandeng.jk”>Kompas.com</a></blockquote> Jangan ge-er dulu, JK juga belum tentu mau digandengkan lagi dengan SBY kok :P
“Orang boleh bicara politik. Tapi politik tidak maju dengan pidato, politik tidak akan maju dengan baliho atau iklan. Politik harus diwujudkan dengan tindakan yang baik dan dirasakan oleh masyarakat,” katanya saat berpidato pada Pertemuan Saudagar Bugis Makasar (PSBM) ke X di Makasar, Sulsel, Minggu. Sumber: Antara. Lha sampeyan di Makasar itu ngapain Pakde? Pidato, bukan?
Masalahnya, Kalla mau nggak digandeng lagi? :P Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang memastikan maju sebagai calon presiden pada pemilihan presiden 2009 mengisyaratkan masih akan berpasangan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Jika terpilih, inilah periode kedua dan terakhir SBY menjabat sebagai presiden. Kompas.com
“Itu tidak menarik karena satu macam warna. Merah saja misalnya tidak menarik kalau tidak ada kuningnya atau biru saja. Jadi menarik karena ada macam-macam warna, ada harmoni di situ. Bangsa ini harus macam warna supaya menarik.” Detik.com. Kalla mengomentari penampilan tarian yang menggunakan kostum warna merah. Saya rasa ini merupakan sentilan buat panitia :P Menjelang pemilu [...]
SOALNYA sekarang ada calon dari Makassar juga :) Wakil Presiden Jusuf Kalla berpandangan, mayoritas masyarakat Indonesia sekarang tidak lagi melihat figur calon presiden dari latar belakang sukunya, apakah suku Jawa atau non-Jawa. “Ya, pasti dikotomi (Jawa dan non-Jawa) sudah lama makin kecil. Kalau 20 tahun lalu, anda tidak bisa bayangkan, orang hitam bisa menjadi calon presiden Amerika. [...]
MENARIK juga membaca opini Koran Tempo hari ini (12/3), ditulis oleh Edy Hafidl, praktisi migas: Disadari atau tidak, secara ekonomi politik, sebenarnya kebijakan tentang pengelolaan migas suatu negara adalah cermin dari karakter kepemimpinan sebuah negara. I couldn’t agree more, meski sebenarnya itu tidak terbatas pada masalah migas, tetapi semua komoditas yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Kembali ke [...]
WAPRES Jusuf Kalla rasanya menyentil Presiden SBY ketika mengatakan bahwa “rakyat memilih pemimpin karena mampu memberikan kesejahteraan, bukan karena kemampuan bermusik.” Kita tunggu saja respons dari SBY. :D
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server