You're here: My Media Blogging » Jurnal Politik
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Bidang Hukum dan HAM Muladi mengakui di Partai Golkar ada faksi-faksi menjelang pemilu legislatif dan pemilu presiden, namun hal itu bukan merupakan suatu perpecahan di partai tersebut. Antara
Tapi memang betul. Sependek yang saya tahu, di antara partai-partai besar, Golkar termasuk yang paling “adem” walaupun di sana bercokol beberapa kekuatan. Mungkin karena kematangan berpolitik dan sudah teruji puluhan tahun?
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Wartawan diminta pandai menjaga diri saat kampanye terutama saat kampanye rapat umum yang melibatkan massa demi keselamatan dirinya. “Wartawan harus pandai menjaga diri untuk keselamatan dirinya karena pengalaman sebelumnya massa bertindak brutal,” kata Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah Sriyanto Saputro seusai peresmian penggunaan Media Center PWI di Semarang, Sabtu. Antara.
Terima kasih nasihatnya. Mungkin yang perlu ditekankan juga adalah sikap brutal massa itu. Semestinya yang berkepentingan serius untuk menjaga agar tidak terjadi tindak anarkistis apapun selama kampanye.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Keputusan Mahkamah Konstitusi yang menolak permohonan uji materi terkait capres dari jalur perseorangan tentu memukul kita.
Menurut MK, konstruksi dalam UUD 45 (entah konstruksi yang mana, bukankah jelas syarat jadi capres adalah WNI, sehat jasmani-rohani, dan seterusnya, tidak disebutkan mesti berasal dari parpol? CMIIW), pengusulan pasangan capres merupakan hak konstitusional partai politik.
Dasar MK adalah:
Dalam pertimbangan, MK menyitir Pasal 6A Ayat 2 UUD 1945 yang menyatakan calon presiden/wapres diajukan parpol atau gabungan parpol sebelum pemilu. Aturan itu tegas bermakna, hanya parpol atau gabungan parpol yang dapat mengusulkan pasangan calon presiden/wapres. Tak ada penafsiran lain. Selain itu, wacana capres independen pernah muncul dalam pembicaraan perubahan UUD 1945, tetapi tidak disetujui MPR.
Kita semua tahu bagaimana jejak rekam partai politik negeri ini. Alih-alih menjadi saluran aspirasi rakyat parpol kerap memperkaya diri sendiri, mementingkan kepentingan golongan mereka. Bagaimana kita bisa berharap mendapatkan pemimpin dari parpol saat ini? Lagipula, bukankah demokrasi berlaku bagi seluruh elemen bangsa? Bukan hanya parpol?
Coba tengok capres yang diusung parpol-parpol (besar). Semua calon kedaluarsa. Semua terbukti gagal mengangkat negeri dari keterpurukan.
Tapi memang betul sih kalau bersandar pada alasan MK bisa jadi uji materi selayaknya ditolak. Satu-satunya jalan memang harus terlebih dahulu mengamandemen pasal produksi Orde Baru itu sebagaimana yang akan dilakukan oleh Fadjroel Rahman, salah seorang capres dari perseorangan.
Fadjroel sangat mengapresiasi pendapat ketiga hakim konstitusi itu. Dengan berbekal pendapat itu, ia akan mendorong dilaksanakannya perubahan kelima UUD 1945.
Apakah keputusan MK ini dipengaruhi lobi dari parpol?
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Masyarakat pemilih di wilayah ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih bingung dalam menghadapi pelaksanaan pemilu legislatif pada 9 April mendatang, karena minimnya sosialisasi yang dilakukan oleh KPU Kota Kupang. “Sampai sekarang kami tidak tahu yang namanya sistem centang dalam menghadapi pemilu kali ini. Belum ada sosialisasi soal pemilu legislatif sehingga membuat kami benar-benar bingung,” kata Cornelis dan Longginus, warga Kelurahan Kayu Putih, Kota Kupang, Senin. Antara
Kalo atribut caleg, minim juga nggak?
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton dijadwalkan mengunjungi Indonesia pada 18-19 Februari diantaranya untuk mengadakan pembicaraan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Menteri Luar Negeri RI Hassan Wirajuda. Antara
Agendanya apa ya?
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto, meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan introspeksi terhadap klaim keberhasilan yang dilakukan selama ini dibanding menanggapi isu-isu yang beredar seperi isu ada oknum TNI AD-Polri yang berpolitik praktis. “Lebih baik (SBY-Red) introspeksi apakah yang diiklankan benar,” kata Wiranto di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (31/1) sesaat sebelum menuju Malaysia. Introspeksi, menurut Wiranto, lebih baik dibanding mencari siapa yang mengeluarkan isu tersebut. Kompas
Anda sendiri, sudah introspeksi belum pak? :P
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Sebagian alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) mempertanyakan rencana pemberian gelar doktor honoris causa kepada Jenderal (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dari Senat Guru Besar ITB dalam Dies Natalis pada 2 Maret 2009 karena tidak ada sumbangan keilmuan yang diberikan oleh Presiden RI itu. Mantan mahasiswa dan aktivis ITB, Fadjroel Rahman kepada ANTARA di Bandung, Jumat menyatakan pemberian gelar menimbulkan cacat politik pada independensi ITB karena publik akan melihatnya sebagai bentuk dukungan kampus terhadap calon presiden mendatang. “Saya menolak sekeras-kerasnya pemberian gelar doktor honoris causa ini. Apa kaitan SBY dengan keilmuan di ITB sehingga bisa mendapatkan gelar terhormat itu?” kata Fadjroel. Antara
Mungkin ada kaitannya dengan “jasa menurunkan harga BBM?” :D
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Ternyata model “pemimpin warisan” masih laku ya?
Mantan aktivis 1990-an dan 1998 yang tergabung dalam organisasi massa Benteng Kedaulatan (BK) mendorong cucu Panglima Besar Jenderal Soedirman, Bugiakso menjadi calon presiden alternatif pada Pemilihan Presiden 2009. “Saat ini masyarakat sudah jenuh dengan tokoh-tokoh yang ada dan membutuhkan calon alternatif,” kata Ketua Umum BK Farhan Effendy disela acara deklarasi dan pelantikan Dewan Pimpinan Provinsi BK Jateng di Gedung Joeang Jalan Pemuda Semarang, Jumat. Antara
Ooo, cucunya Panglima Besar Jenderal Sudirman. So what?
Yang penting jujur, amanah, dan bisa memimpin kan?
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
“Fatwa MUI tidak punya hak paksa kepada rakyat, tetapi lebih pada peningkatan kesadaran umat,” kata Ketua MUI Jateng Ahmad Darodji di Semarang, Selasa. Antara
Ngeles melulu.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memilih untuk fokus menjalankan sisa masa pemerintahan hingga akhir masa jabatannya daripada memikirkan komentar dari lawan-lawan politiknya. Antara
Kalau soal komentar bahwa presiden membodoh-bodohi masyarakat (yang sebenarnya tidak terlalu bodoh) soal iklan “penurunan harga BBM”, perlu ditanggapi nggak ya?
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
A feed could not be found at http://feeds.feedburner.com/transjogja